Waktunya review : Joker (2019)


Siapa sih yang gak kenal dengan karakter yang satu ini? Sosok dalam komik yang digadang gadang merupakan musuh tersulit dari superhero andalan DC, batman. Joker merupakan karakter Supervillain yang digambarkan sebagai sosok badut gila dan sering melakukan adegan kejahatan yang gila juga.

Setelah berulang kali gagal dalam membuat cinematic universe milik mereka sendiri, akhirnya DC Universe lebih memilih untuk fokus dalam membuat sebuah film spin off yang berfokus pada kualitas ceritanya. Dan nyatanya hal tersebut sangat sukses di ranah film dunia sekarang.

Tak seperti film DC sebelumnya (Batman, The Dark Knight, Suicide Squad) yang lebih mengutamakan adegan laga actionnya, Film Joker ini lebih mengutamakan drama tentang bagaimana sosok joker itu bisa terbentuk. Dari seorang yang biasa dan tak berdaya bisa menjadi sesosok manusia berhaya yang bahkan bisa menggerakkan massa.

Dalam film joker ini, joaquin phoenix berhasil memerankan sosok arthur ( joker ) dengan sangat apik. Actingnya bahkan bisa sampai mencuri perhatian penonton untuk berempati kepada sosok arthur dalam film ini. Dalam film ini arthur digambarkan sebagai seorang badut yang pekerjaannya menghibur anak – anak. Karena hidupnya sendiri yang serba kekurangan ia pun harus tetap menjalani pekerjaan tersebut demi menafkahi dirinya dan ibunya. Bahkan ia pun rela bekerja memegangi papan promosi sebuah rumah sakit, dan pekerjaan apapun yang diminta oleh clien nya. Sebenarnya ini bukanlah pekerjaan yang ia inginkan, sejatinya dirinya ingin bekerja menjadi stand up comedian. Tapi apalah daya ibunya sendiri saja masih menganggap kalau arthur (anaknya) tidak cukup lucu untuk pekerjaan tersebut. Selain itu arthur juga diceritakan mengidap penyakit PBA yang mengakibatkan dirinya sering tertawa terbahak bahak secara mendadak di kala dirinya merasa gelisah.

Karena hal inilah sosok arthur sering menjadi korban bullying dan penindasan di lingkungan tempat ia bekerja. Dan juga mengakibatkan pikiran arthur menjadi tidak stabil, yang membuatnya ingin melakukan hal hal mengerikan yang selama ini cuma jadi ayang ayang dalam pikirannya.

Mungkin segitu aja review film joker, admin cuma menyarankan bagi orang dewasa untuk tidak mengajak anak anak untuk menonton film Joker ini. Walau film ini mengusung judul dari salah satu karakter superhero komik DC, tapi film ini tidak akan bisa diterima oleh anak anak.

Previous Inilah 4 Film Marvel yang akan tayang dalam waktu dekat
Next Film DC comics yang rilis setelah Joker

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *